Minggu, 29 April 2012

Bersama di Jannah (Bidadariku)

Meskipun Aku di Syurga
Mungkin Aku Tak Bahagia
Bila Itu Tanpamu
Karena Kau
Bagian Dari Bahagiaku.

Ku Ingin Kau Bersamaku
Temani Aku di Sana,
Tak Ada Bahagia
Untuk Bidadari Lain
Kecuali Engkau...
Bidadariku

Jumat, 27 April 2012

Mantan Asisten Pastor Kini Hafal 30 Juz Al-Qur’an

 
Yulio Muslim da Costa

‘’Man Jadda Wajada.’’ 
(Barangsiapa bersungguh-sungguh, pastilah ia akan berhasil). Ungkapan seorang bijak yang biasa dihafal kalangan santri itu rupanya benar-benar diamalkan oleh Yulio Muslim da Costa, seorang mualaf asal Tmor Timur. Berkat kesungguhannya, ia mampu menghafal Alquran sebanyak 30 juz.

Sebelum memeluk Islam, ia bernama Yulio da Costa Freitas. Yulio terlahir dari keluarga yang amat sangat sederhana, 33 tahun silam, tepatnya 5 Januari 1977 di dusun Baruwali, Lautem, Timor-Timur. Awalnya, ia adalah seorang penganut agama Katholik yang terbilang aktif dalam aktivitas kegerejaannya.

Selain taat dengan keyakinannya, ia juga dipercaya sebagai pembantu pastor dalam setiap kegiatan rutinitas gereja, terutama dalam setiap acara misa mingguan. Seiring waktu, keimanannya mulai goyah. Setelah tiga tahun membantu pastor di gereja, Yulio mengaku sering mendengar bisikan di antara teman-temannya yang ragu akan kebenaran agama yang dipeluknya.

Terlebih, sanak saudaranya sudah banyak yang memeluk Islam. Hati Yulio pun semakin gundah. Perlahan-lahan keyakinannya terhadap agama Katholik yang dianutnya mulai meluntur. Ia pun mulai melirik agama Islam. Acara siraman rohani agama Islam yang ditayangkan televisi nasional mulai membetot perhatiannya.

Jalan menuju Islam akhirnya terbuka. Suatu hari, Ustaz Zakaria Fernandes, salah satu pamannya yang menjadi dai di Lautem mulai mendekati dan mengajaknya untuk masuk Islam. Yulio pun tertarik dengan ajakan sang paman. Terlebih, dengan masuk Islam, ia memiliki kesempatan untuk bersekolah di pulau Jawa.

Tekadnya untuk memeluk Islam sempat terbentur keluarga. Kedua orangtua dan sebagian keluarganya, menentang niat Yulio untuk pindah agama. Namun, halangan itu tak menyurutkan tekad bulatnya untuk menjadi seorang Muslim. Keseriusannya untuk berpindah akidah akhirnya mendapat restu dari kedua orangtuanya.

Sebelum Yulio mengucapkan dua kalimah syahadat, jumlah pemeluk Islam di kampung halamannya masih bisa dihitung jari. Ia mengaku pernah menyaksikan, perayaan Idul Fitri di kampungnya hanya diikuti tak lebih dari 20 orang. Berjudi, berdansa, meminum sopi (minuman keras), dan memakan daging babi merupakan kebiasaan non-Muslim di kampung halamannya.

Yulio akhirnya hijrah dari tanah kelahiran dan agama yang dulu dianutnya. Ia bersama Ustaz Zakaria berangkat ke kota Dili, ibu kota Timor Leste sekarang. Sebelumnya, mereka sempat singgah di kota Bau Kau. Di kota itulah, Yulio masuk Islam dan mengucap dua kalimah syahadat di depan Ustaz Zakaria.

Peristiwa penting bagi kehidupan Yulio itu terjadi pada 28 Juni 1993, beberapa saat sebelum waktu Maghrib tiba. Sejak itu, ia hanya ingin dipanggil dengan nama Muslim, karena namanya telah berubah dari Yulio da Costa Freitas menjadi Yulio Muslim da Costa.

Setelah menjadi Muslim, ia sempat bertanya kepada sang paman apa yang harus dilakukan di awal keislamannya? Sang paman pun hanya berujar singkat agar Muslim tak terbebani, ‘’Ikuti saja apa pun yang imam lakukan dalam shalat.’’

Sejak saat itu, Muslim selalu mengikuti setiap gerakan yang dilakukan imam, bahkan di saat shalat dan imam selesai dan sang imam berzikir sambil menggerak-gerakkan bibirnya. ‘’Padahal, saat itu saya tak tahu apa yang diikuti itu. Terkadang kalau mengingat kenangan itu, saya selalu menertawakan diri sendiri,’’ tuturnya sembari tersenyum.

Sebelum berangkat ke Pulau Jawa, hampir dua pekan lamanya ia tinggal di Kota Dilli. Muslim mengaku sempat gelisah karena temen-temennya dari Kabupaten Moro mulai berdatangan. Belum ada satupun yang tahu di antara mereka, kalau dirinya telah pindah keyakinan.

Untuk menutupinya, ia berusaha bersikap biasa terhadap mereka. Bahkan karena ajakan temen-temennya, ia sempat tergoda kembali untuk melakukan judi. Satu hari sebelum keberangkatan ke Pulau Jawa pun, ia masih sempat bermain judi di Pasar Bekora, sampai sedikit bekal dari keluarganya pun habis. Akhirnya Muslim pun berbohong, dan mengaku kecopetan.

Kapal Kalimutu membawanya ke Pulau Jawa. Ia lalu tinggal di salah satu Pondok Pesantren Paciran Lamongan Jawa Timur, tempat Ustaz Zakaria pernah menimba ilmu beberapa tahun yang lalu. Di Paciran, Muslim sempat menimba ilmu sambil menunggu jemputan dari Pondok Pesantren Taruna Alquran Yogyakarta pimpinan KH Umar Budihargo.

Setibanya di Pondok Pesantren Taruna Alquran Yogyakarta, Muslim mengisi hari-harinya dengan mempelajari agama Islam. Berbekal semangat tinggi, ia akhirnya mampu membaca tulisan Arab. Hanya dalam hitungan tiga pekan, Muslim sudah menamatkan buku Iqra. Setelah bisa membaca tulisan Arab, sedikit demi sedikit, ia mulai menghafal surat-surat pendek.

Ketekunannya menghafal Alquran berbuah manis. Selama di pesantren itu, ia mampu menghalaf sembilan juz Alquran. Melihat semangat Muslim yang begitu tinggi, KH Umar Budihargo mengirimnya ke salah satu pondok pesantren khusus tahfiz selama enam bulan.

Sekembalinya dari pondok tahfiz, Muslim mengikuti ujian SMP dan dia lulus dengan hasil yang memuaskan. Sering kali dalam shalat-shalat malam, Muslim menangis mensyukuri hidayah Allah. Ia juga kadang sering berdoa meminta kepada Allah agar tetap istiqamah untuk belajar agama Islam lebih mendalam lagi.

Doanya terkabul. Muslim menjadi salah satu santri yang ditunjuk untuk mengikuti tes seleksi melanjutkan studi ke kota Nabi SAW, yaitu Madinah al-Munawarah. Tanpa sengaja, Muslim sempat bertemu dan berbincang-bincang langsung dengan salah satu syekh penguji dari Madinah. Bermodalkan bahasa Arab sebisanya, Muslim memberanikan diri menceritakan sebagian dari kisah hidupnya.

Sang Syekh sangat tertarik dengan cerita kehidupan dan kemualafannya. Ulama dari Madinah itu meminta Muslim untuk membawa ijazah dan ingin mengujinya langsung. Sembari menunggu pengumuman hasil tes penerimaan dari Madihah, KH Umar Budihargo memberi amanah kepada Muslim untuk memegang pondok di Gunung Kidul, Karangmojo, Yogjakarta pada 1997.

Setahun kemudian, pengumuman hasil tes itu keluar. Ia menjadi salah seorang peserta yang terpilih untuk menimba ilmu di kota Madinah. Pada Ramadhan tahun 1999, ia sempat pulang ke Tanah Air. Ia bermaksud untuk mengajak kedua orangtua dan adik-adiknya untuk memeluk Islam.

Saat itu – pascareferendum — keluarganya sedang mengungsi di Kupang, NTT. Muslim pun bertemu dengan keluarganya, dan ia menyampaikan ajakannya itu. Namun, hidayah hanya milik Allah SWT. Saat itu, keluarganya belum merespons dakwahnya untuk memeluk Islam.

Ia akhirnya kembali ke Madinah dengan hati yang sedikit kecewa. Meski begitu, Muslim tak pernah berhenti berdoa agar keluarganya segera dibukakan pintu hatinya untuk menerima Islam. Doanya akhirnya dikabulkan. Pada 2003, keluarganya berkunjung ke Yogyakarta dan pada pertengahan tahu itu pula, kedua orangtua dan empat adiknya bersyahadat dan memeluk Islam.

Yulio Muslim da Costa tak pernah berhenti bersyukur. Hidayah Allah SWT yang menuntunnya menjadi seorang Muslim menjadi berkah bagi kehidupannya. Ia mengaku begitu besar nikmat yang diberikan Sang Khalik kepada dirinya setelah memeluk Islam. Salah satu nikmat yang dirasakannya adalah pemahaman ilmu agama Islam.

Tujuh tahun lamanya Muslim menimba ilmu di kota Rasullullah SAW. Dari 1998 hingga 2005, ia akhirnya menjadi sarjana Syariah. Ilmu itu digunakannya sebagai modal dan bekal dakwah Islam. Bahkan, sampai saat ini ia selalu aktif mengkader anak-anak dari kampungnya untuk disekolahkan di pesantren di daerah Jawa dan sekitarnya dan mengajak orang-orang untuk masuk dalam agama Islam.

Setelah menyelesaikan studinya, Muslim memilih untuk berjuang bersama orang-orang Islam di bumi pertiwi, karena orang-orang Islam Indonesia memiliki semangat juang yang tinggi. Muslim kembali ke Yogyakarta dan dipercaya KH Umar Budihargo untuk memegang Pondok Tahfiz Putra dan Taklim bahasa Arab yang berada di Gunung Sempu, Kasihan, Bantul, DIY.

Lika-liku kehidupannya yang berawal dari nol sampai sekarang telah membuatnya belajar banyak hal. Selama 13 tahun meniti hidup di kota Gudeg, ia selalu dipertemukan Allah SWT dengan kawan-kawan yang berjuang di jalan Allah.

Sampai akhirnya, dengan berniat karena Allah semata, Muslim pun berhijrah dengan mencari suasana baru di kota Bogor, tepatnya Ciawi, beserta keluarga yang selalu mendukung setiap langkah beliau sampai sekarang. Pada 2006, Muslim diberi amanah dan kepercayaan oleh Yayasan Bina Duta Madani untuk memegang Pondok Tahfiz Putra dan Studi Bahasa Arab di Pondok Pesantren Bina Madani Bogor Jawa Barat.

Pesantren ini bertujuan mencetak para hafiz yang mengamalkan dan mendakwahkan ilmunya. Muslim selalu berdoa semoga Allah senantiasa memberikan keistiqamahan dalam agama Islam, dan diberikan sebaik-baik penerus yang bermanfaat. Saat ini, ia telah dikaruniai tiga orang putera, yaitu Yasir Muslim Dacosta, Ayub Muslim Dacosta dan Saad Muslim Dacosta.

Muslim Muslimah Sejati.GIF


Kamis, 26 April 2012

Allahumma Shayyiban Naafi'a اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا


اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

ALLAHUMMA SHAYYIBAN NAAFI’A

"Ya Allah, jadikan hujan ini
hujan yang membawa manfaat, kebaikan”
(HR. Al-Bukhari)

Rabu, 25 April 2012

Karena aku mencintaimu, akan ku hadirkan namamu dalam do'aku.


BUKAN hanya CINTA by nandres

BUKAN hanya CINTA


Cinta yang ada di dunia
adakah cinta lagi
di akhir masa

Mimpi indahku bersamamu adalah
bunga KEBAHAGIAAN HIDUPku.

Wahai kau CINTA...

Apa kau merindukanku
seperti aku merindukanmu ??

Dan...
Apa kau menantiku
seperti aku menantimu ??


Maafkan Aku
telah menyentuh hidupmu.

Ketika hatimu lelah,
bibir tak mampu berkata...

IKHLASkanlah
jika AIR MATA mu
menetes...

Itu satu-satunya
caramu berbicara...

Sejujurnya aku tak mau
AIR MATAmu menetes
dan larut dalam kesedihan,

Tetapi bersyukurlah
karena rasa ITU
menguji KEHENDAK HATI.

Bila kau jauh dariku
Akupun jauh darimu
JAGALAH HATIMU
Karena aku akan menjaga
HATIKU untukmu.

Bila waktunya tiba
Saat CINTAku datang,
Akan ku TITIPkan di hatimu,

Dan bila
CINTAmu pergi...
izinkan hatiku
menyimpannya dengan RAPIH.

Percayalah...
RASA yang menimpah ku ini...

BUKAN HANYA CINTA

Karena telah tumbuh
KASIH SAYANG dan CINTA
yang tiada habis untukmu...

Maafkan aku...
yang telah mengukir
cintaku di hatimu.

TABAHkah HATImu
BERTAHANlah meski ini BERAT
SABAR dan tetap SETIA
meski tak pasti,
dan TERSENYUMLAH meski Hatimu MENANGIS.

Karena
ALLAH memberimu KEKUATAN
SENYUMAN di setiap AIR MATAmu
dan...
KEMUDAHAN di balik KESUSAHANmu.

Terkadang CINTA kita
terlihat tidak membahayakan,
Tetapi luput dari mata kita
cinta ini dapat membunuh kebahagiaan...
kecuali CINTA kita
karena ALLAH semata.

Hanya di DUNIA
kita diberi kesempatan
MENANAM CINTA
dan TERBUANG
saat NAFAS BERAKHIR.

SAYAAANG....
Goreskan saja rencana kita...
dan penghapusnya serahkan kepada ALLAH...

Karena ALLAH yang akan menghapus
apa saja yang salah
dari RENCANA kita.

MISS U

Senin, 23 April 2012

PENGHINAAN DARI COCA COLA..LAKNATULLAH


PENGHINAAN DARI COCA COLA..
JANGAN BELI, MINUM AIR COCA COLA..
  
 
Bila di lihat dan diperhatikan dengan teliti, yang di 'saf' belakang orang itu sebenarnya adalah Minuanan coca-cola. Mereka mengiklankan sholat dengan berpakaian seperti ini... Ini satu penghinaan!!
Perhatikan perkataan 'coca-cola'. Kita akan dapat lihat tulisan nya akan menjadi '' La' Muhammad La' Makkah ''. yang bermasud TIADA MUHAMMAD, TIADA MAKKAH.

Sadarlah wahai sahabat sahabat, bila kita mengucapkan kata-kata TIADA MUHAMMAD, TIADA MAKKAH, akan merusak akidah kita.

Kita renungkan kembali, bangsa yahudi tidak akan aman selagi Islam belum tenggelam.

Mereka sering berusaha menghancurkan ISLAM.
Dan bila kita lihat balik, sebagian usaha mereka telah hampir berjaya karena orang Islam kini lebih tertarik dan ikut dengan budaya barat.
Bangsa Yahudi tahu, mereka tidak boleh mengalahkan ISLAM dengan peperangan dan mereka cuba untuk musnahkan ISLAM melalui pemikiran.

 tolong di share .. Nauzubillahiminzalik


Minggu, 22 April 2012

NANG NONG NENG KU INGIN LAMA PACARAN DI SINI - TRIAD BAND


Lagu Nang..nang..nong..neng atau judul aslinya
Ku Ingin Pacaran Lama di sini...emang enak di dengar dan menghibur  
Lagu ini diciptakan M Ridho – Audien Indonesian Idol 2012
 
M.Ridho si pedagang roti asal ciwidey-bandung ini mampu ciptakan lagu yang diberi judul ” Ku Ingin kita lama pacaran disini ”  
atau yang syair yang lebih dikenal dengan kata ” Neng..neng..nong..neng..nong..nang..nong..neng..neng..nong..neng..” 
cukup menghibur bagi masyarakat indonesia.
di youtube saja nih sudah banyak yang uploud videonya

Siapa sangka lagu unik ini menarik perhatian musisi papan atas indonesia ” Ahmad Dhani “ satu2nya orang yang berani membeli lagu ciptaan M.Ridho Audien Indonesia Idol...dari awal di perhatikan sejak M.Ridho menyanyikan lagu ini, ahmad dhani sangat memperhatikan sehingga tertariklah untuk membelinya seharga Rp.5jt, dari harga Rp.10jt yang ditawarkan oleh M.Ridho.

Lagu unik, lucu, dan menghibur. Selain lagunya unik, penampilan dan sikapnya si ridho itu sangat polos yang bikin kita ngakak.

Mungkin lagu ini akan populer. apa lagi sudah dibawakan oleh Ahmad Dhani dan TRIAD BAND,
Ini pertama kalinya diNyanyikan di Indonesia Idol

Di youtube saja sudah ngetop dan banyak yang uploud (Aku jg jadi ikutan ni Uploud)
apa lagi nanti kalo udah masuk TV bisa terkenal n kaya mendadak nih si ridho
harga Rp.5jt nih belum termasuk royalti dr karyanya.

Mudah2an lagunya sukses meledak n mendapat royalti... 


Sabtu, 21 April 2012

IBLIS

Iblis Adalah Makhluk ALLAH Ta’ala Yang Pertama Yang Membangkang Perintah-Nya,
Dan Mengungkap 11 Misi Iblis Kepada Manusia Didalam Al-Qur’an

Iblis Or Syaithan

Iblis adalah makhluk dari golongan bangsa jin (QS 18: 50). Sebagaimana kita ketahui, dia tidak mau melaksanakan perintah Tuhannya untuk sujud kepada nabi Adam (QS 7: 11). Ia enggan ikut bersama malaikat untuk sujud (QS 15: 31). Sehingga Allah SWT bertanya kepadanya, “Hai iblis, apakah yang menghalangimu untuk sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua tangan-Ku ini?” Kata Iblis: “Aku lebih baik darinya, sebab Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah” (QS 38: 75-76).

Itulah iblis, makhluk pertama membangkang perintah Allah SWT. Kelancangan yang tak layak diperlihatkan di hadapan Sang Pencipta. Dan, apapun alasannya itu menjadikan ia terusir dari surga (QS 38: 77). Jadilah ia hina (QS 7: 13), terkutuk (QS 15: 34), sesat (QS 15: 39), dan bahkan termasuk golongan kafir (QS 2: 34).

Usai pembangkangan, iblis berdoa supaya tetap hidup hingga hari kiamat (QS 7: 14). Harapannya, agar dapat menyesatkan seluruh manusia (QS 38: 82). Tentu saja, semua tipu daya dijalankan. Segala rupa misi diterapkan, asalkan tercapai targetnya, yaitu menjadikan manusia sesat.

Mari, kita simak apa saja misinya:
1.    Menyeru manusia agar menjadi kafir (QS 59: 16).
2.    Menghalang-halangi manusia dari jalan Allah SWT yang lurus (QS 7: 16).
3.    Membisikkan pikiran manusia agar melanggar ketetapan Allah SWT (QS 7: 20).
4.    Bersumpah atas nama Allah SWT agar manusia berbuat ingkar (tafsir Ibnu Katsir QS 7: 21).
5.    Menjadikan bahwa ingkar kepada Allah SWT itu dipandang baik (QS 15: 39).
6.    Menghasut, memberi janji/iming-iming, dan menipu (QS 17: 64).
7.    Mampu membuktikan sangkaannya menjadi pembenaran (QS 34: 20).
8.    Memutarbalikkan data dan fakta (–Allah SWT tidak menyuruh manusia apa-apa yang dikatakan iblis–) (QS 7: 20).
9.    Menakut-nakuti manusia dengan kemiskinan dan (–sehingga–) menyuruh perbuatan jahat (–curang, licik, segaka cara dilakukan seperti: ribawi, suap, korupsi, nepotisme, dan kecurangan lainnya–) (QS 2: 268).
10.    Membangkitkan angan-angan kosong dan tipuan belaka (QS 4: 120).
11.    Menggiring, membujuk, menipu, dan menjebak (QS 7: 22).

Itulah sebagian misi iblis. Ternyata, Allah SWT mengabulkan permintaan iblis (QS 15: 37), agar dia tetap hidup di dunia hingga manusia dibangkitkan (QS 38: 79). Dengan harapan, dapat menyesatkan semua manusia dari jalan Allah  SWT yang lurus (QS 7: 16). Tidak hanya itu, Allah SWT berfirman kepada Iblis dengan: “Hasutlah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda (kavaleri) dan pasukanmu yang berjalan kaki (infanteri) dan berserikatlah dengan mereka pada harta (menyusup dalam urusan keuangan) dan anak-anak (keluarganya) dan berilah janji (diiming-imingi) mereka. (QS 17: 64).

Luar biasa! Benar-benar luar biasa! Tak terbayang memang, Allah SWT memberikan kebebasan untuk menantang iblis untuk memperbanyak menjadi pengikutnya. Memang, benar-benar luar biasa! Memberikan leluasa kapada musuh paling nyata bagi kita (QS 7: 22). Dan, tidak ada yang mampu melepaskan jeratannya iblis kecuali hamba-hamba Allah SWT yang mukhlis (QS 15: 40, 38: 83).

“Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan (iblis)
maka berlindunglah kepada Allah:
A’udzubillahi minasy-syaithaanir-rajiim.” (QS 7: 200).



MANASIK HAJI TK TARBIYYATUL MUTA'ALIMIN BDG (SYIFA)

Jumat, 20 April 2012

Dakwahmu Untuk Siapa??


Cuma sebuah kisah... dari realita kehidupan seorang muslimah..
kisah seseorang yang bisa kita ambil pelajaran dan hikmah darinya..

Terkadang hati tidak pernah menipu..
hati itu tidak pernah membantu apabila mulut menikarinya..
hati itu jujur.. itulah yang mampu aku katakan..
namun bukan itu yang menjadi alasan bagi seorang hamba seperti kita,
perasaan kita berbeda2.. "tidak ada yang sama..
jadi tak ada orang yang akan mampu untuk memahami perasaan orang lain"..
kita mungkin tidak mampu membaca perasaan dan fikiran orang lain,
tapi kita mampu menerka dari berbagai sudut.. dari tingkah lakunya, dari bahasanya..
dan dari apa saja yang menunjukkan emosi yang akhirnya mampu difahami oleh org lain..

Kembali kepada cerita yang pertama..
adakalanya kita merasa gembira dengan apa yang telah kita lakukan..
walau ia menyakiti hati orang lain.. kita rasa kita sempurna..
dan terus menghina kekurangan- kekurangan orang lain..


Wahai hamba Allah..
kita ini adalah manusia biasa..
adakalanya kita berada pada tahap keimanan yang sangat minim sekali..
adakalanya juga berada pada tahap iman yang berkobar2..
itu adalah lumrah seorang manusia seperti kita..
adakalanya kita merasa lemah, kita merasa kehilangan..
segalanya terasa sangat menyakitkan.. namun semua itu ada hikmah..
cuma, adakah hati ini pernah ridho dengan semua itu??

Di jalan dakwah ini, Allah menguji.. tidak pernah henti..
dari masalah paling sepeleh yaitu masalah hati samapi besarnya ujian.. yaitu memikirkan masalah umat semesta alam ini..
namun adakah pernah kita memikirkan itu..?
adakah kita sibuk dengan hanya memikirkan keperluan2 hati?
atau kehendak-kehendak jiwa?
atau permintaan-permintaan nafsu??

Muhasabah diri  Wahai Akhi.. Wahai Ukhti..

Terkadang di jalan dakwah ini, kita temui permata hati.. terpesona,
sehingga merasakan jika dia ada, semangat untuk terus berada di dalam berdakwah ini akan berkobar2..
mungkin kalian tersilap.. tanyalah dirimu kembali..
Dakwah mu untuk siapa??
untuk wanita atau lelaki yang kamu cintai?
untuk keluarga atau sahabat yang kamu sayangi??
ataupun..
untuk ibadah kepada Allah dan Rasul??
tanyalah kembali dirimu,..
bukanlah dakwah ini sebagai jalan bagi kalian untuk mencari pasangan yang baik..
jika itu, maka perbaikilah niatmu...

Ikhwah wa Akhwat itu juga manusia biasa.. mereka bukan malaikat..
adakalanya mereka tersungkur bersama2 di lembah hati yang dirasakan saling melengkapi dalam melaksanakan tugas2 dakwah.. tetapi bukan begitu caranya..
Syaitan itu ada di mana2.. ia berada bersama kita disaat kata2 semangat bersulam keperhatinan dari seorang Ikhwan kepada seorang Akhwat..
begitu juga sebaliknya.. maka jalan2 kekhufuran itu terbuka tanpa terlihat oleh pandangan mata..
nauzubillah...

Duhai akhi.. wa ukhti fillah..
ingin diri ini berpesan.. kepada hati ini yang paling dekat..
dan pada hati Jihad kalian..
sesungguhnya, dakwah itu memerlukan kesucian yang terjaga..
tidak ada sedikit pun di atas jalan dakwah itu Virus-virus yang tidak seharusnya ada..

Bersabarlah..
Allah lebih tahu kelelahanmu..
Allah lebih tahu perjuanganmu di jalan ini..
mungkin kalian merasakan terlalu banyak yang hilang dari yang ada..
sesungguhnya, itu cuma dunia..
namun, akhirat sedang menunggumu jika dirimu ridho akan kehilangan segala kesenangan dunia itu..

Buat akhwat..
Santunmu dan malumu adalah akhlak pakaian diri,
peliharalah ia..
jagalah ia.. bersama hatimu yang sering bergetar itu..
kerana yang baik buatmu.. adalah yang tidak memandangmu karena kesopanan dan keindahan wajahmu..
tetapi yang sentiasa memandang mu dengan pandangan dakwah untuk umat ini...
Lupakan masa lalu..
biarkan ia menjadi kenangan terindah di atas sebuah pelajaran buat dirimu..
jika ia ingin bersahabat dengan mu.. jangan kau dengar lagi janji-janjinya..
karena janji itu selalu bertaburan ketika sepi mengerumuni hati..

Akhwat fillah,
Istimewahkan dirimu dengan ketaatanmu kepada Allah
kembalilah koreksi hati dan bertanya.. 
"Dakwahmu Untuk Siapa??"..

Kamis, 19 April 2012

Dua Titisan Air Mata


Ada 2 titis air mata mengalir di sebuah sungai.
Satu titis air mata itu menyapa air mata yang satu lagi,

” Aku air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tetapi telah kehilangannya.

Siapa kamu?”. Jawab titis air mata kedua itu,

” Aku adalah air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai ku berlalu begitu saja.”

Rabu, 18 April 2012

Manjakan Masa Depan


Orang yang membenci masa kininya, 
akan dimusuhi oleh masa depannya. 
Orang yang memaafkan masa lalunya, 
akan hidup damai di masa kininya, 
dan dimanjakan oleh masa depannya.

Lakukan Yang Bermanfaat


Untuk mendapatkan yang kita inginkan, kita harus berhenti melakukan hal-hal yang hasilnya kita keluhkan. Keluhan bukanlah tanda bahwa kita lemah, tapi pemberitahuan bahwa kita harus memperbarui yang kita kerjakan.