Jumat, 20 April 2012

Dakwahmu Untuk Siapa??


Cuma sebuah kisah... dari realita kehidupan seorang muslimah..
kisah seseorang yang bisa kita ambil pelajaran dan hikmah darinya..

Terkadang hati tidak pernah menipu..
hati itu tidak pernah membantu apabila mulut menikarinya..
hati itu jujur.. itulah yang mampu aku katakan..
namun bukan itu yang menjadi alasan bagi seorang hamba seperti kita,
perasaan kita berbeda2.. "tidak ada yang sama..
jadi tak ada orang yang akan mampu untuk memahami perasaan orang lain"..
kita mungkin tidak mampu membaca perasaan dan fikiran orang lain,
tapi kita mampu menerka dari berbagai sudut.. dari tingkah lakunya, dari bahasanya..
dan dari apa saja yang menunjukkan emosi yang akhirnya mampu difahami oleh org lain..

Kembali kepada cerita yang pertama..
adakalanya kita merasa gembira dengan apa yang telah kita lakukan..
walau ia menyakiti hati orang lain.. kita rasa kita sempurna..
dan terus menghina kekurangan- kekurangan orang lain..


Wahai hamba Allah..
kita ini adalah manusia biasa..
adakalanya kita berada pada tahap keimanan yang sangat minim sekali..
adakalanya juga berada pada tahap iman yang berkobar2..
itu adalah lumrah seorang manusia seperti kita..
adakalanya kita merasa lemah, kita merasa kehilangan..
segalanya terasa sangat menyakitkan.. namun semua itu ada hikmah..
cuma, adakah hati ini pernah ridho dengan semua itu??

Di jalan dakwah ini, Allah menguji.. tidak pernah henti..
dari masalah paling sepeleh yaitu masalah hati samapi besarnya ujian.. yaitu memikirkan masalah umat semesta alam ini..
namun adakah pernah kita memikirkan itu..?
adakah kita sibuk dengan hanya memikirkan keperluan2 hati?
atau kehendak-kehendak jiwa?
atau permintaan-permintaan nafsu??

Muhasabah diri  Wahai Akhi.. Wahai Ukhti..

Terkadang di jalan dakwah ini, kita temui permata hati.. terpesona,
sehingga merasakan jika dia ada, semangat untuk terus berada di dalam berdakwah ini akan berkobar2..
mungkin kalian tersilap.. tanyalah dirimu kembali..
Dakwah mu untuk siapa??
untuk wanita atau lelaki yang kamu cintai?
untuk keluarga atau sahabat yang kamu sayangi??
ataupun..
untuk ibadah kepada Allah dan Rasul??
tanyalah kembali dirimu,..
bukanlah dakwah ini sebagai jalan bagi kalian untuk mencari pasangan yang baik..
jika itu, maka perbaikilah niatmu...

Ikhwah wa Akhwat itu juga manusia biasa.. mereka bukan malaikat..
adakalanya mereka tersungkur bersama2 di lembah hati yang dirasakan saling melengkapi dalam melaksanakan tugas2 dakwah.. tetapi bukan begitu caranya..
Syaitan itu ada di mana2.. ia berada bersama kita disaat kata2 semangat bersulam keperhatinan dari seorang Ikhwan kepada seorang Akhwat..
begitu juga sebaliknya.. maka jalan2 kekhufuran itu terbuka tanpa terlihat oleh pandangan mata..
nauzubillah...

Duhai akhi.. wa ukhti fillah..
ingin diri ini berpesan.. kepada hati ini yang paling dekat..
dan pada hati Jihad kalian..
sesungguhnya, dakwah itu memerlukan kesucian yang terjaga..
tidak ada sedikit pun di atas jalan dakwah itu Virus-virus yang tidak seharusnya ada..

Bersabarlah..
Allah lebih tahu kelelahanmu..
Allah lebih tahu perjuanganmu di jalan ini..
mungkin kalian merasakan terlalu banyak yang hilang dari yang ada..
sesungguhnya, itu cuma dunia..
namun, akhirat sedang menunggumu jika dirimu ridho akan kehilangan segala kesenangan dunia itu..

Buat akhwat..
Santunmu dan malumu adalah akhlak pakaian diri,
peliharalah ia..
jagalah ia.. bersama hatimu yang sering bergetar itu..
kerana yang baik buatmu.. adalah yang tidak memandangmu karena kesopanan dan keindahan wajahmu..
tetapi yang sentiasa memandang mu dengan pandangan dakwah untuk umat ini...
Lupakan masa lalu..
biarkan ia menjadi kenangan terindah di atas sebuah pelajaran buat dirimu..
jika ia ingin bersahabat dengan mu.. jangan kau dengar lagi janji-janjinya..
karena janji itu selalu bertaburan ketika sepi mengerumuni hati..

Akhwat fillah,
Istimewahkan dirimu dengan ketaatanmu kepada Allah
kembalilah koreksi hati dan bertanya.. 
"Dakwahmu Untuk Siapa??"..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar